Jogja, kota yang sarat akan sejarah dan tradisi, menyimpan sebuah istana yang memikat hati para pengunjung: Keraton Yogyakarta. Keunikan dari Keraton Yogyakarta membuat tempat ini menjadi wajib untuk Anda kunjungi ketika liburan.

Bersama dengan artikel ini, mari kita mulai perjalanan eksplorasi menuju keunikan yang menyelimuti kompleks istana ini. Saksikanlah pesona sejarah dan tradisi yang masih hidup, dan nikmati setiap momen istimewa di balik dinding-dinding megah Keraton Yogyakarta.

7 Keunikan Keraton Yogyakarta

Keunikan Kraton Jogjakarta, Sumber: wikipedia.com
Keunikan Kraton Jogjakarta, Sumber: wikipedia.com

Ya, selamat datang di kota sejuta pesona, Yogyakarta, tempat yang tidak hanya menghadirkan keindahan alam yang eksotis, tetapi juga menyimpan harta karun sejarah dan budaya Indonesia. 

Keraton Yogyakarta menjadi penanda penting yang mengajak kita untuk menjelajahi kekayaan warisan kerajaan. Destinasi ini tidak hanya menghadirkan keindahan arsitektur yang megah, tetapi juga menyuguhkan sejumlah keunikan dan sejarah yang kental.

Sehingga salah satu wisata sejarah Jogja ini wajib ada di dalam daftar liburan Anda ke Jogja. Mari kita intip bersama 7 keunikan Keraton Yogyakarta yang akan membuat kunjungan Anda semakin istimewa.

1. Arsitektur Khas Jawa yang Megah

Keraton Yogyakarta dikenal dengan arsitektur Jawa yang megah dan penuh makna. Setiap bangunan di kompleks ini memancarkan keindahan estetika tradisional, dengan ornamen-ornamen yang dipahat dengan detail dan kerumitan yang memukau. 

Selain itu, atap Keraton juga memiliki ciri khas atap limasan, yang melambangkan tingginya derajat dan kedudukan sosial. Warna-warna yang digunakan, seperti merah, kuning, dan hijau, menambah kehidupan dan keceriaan pada arsitektur tersebut.

Arsitektur khas Jawa di Keraton Yogyakarta, dengan segala keunikan dan keanggunannya, menjadikan kompleks istana ini sebagai tempat yang memukau dan tak terlupakan bagi para pengunjung yang mencari keindahan sejarah Indonesia.

2. Siti Hinggil, Puncak Kemegahan Keraton

Siti Hinggil, tanah suci tanda puncak kemegahan Keraton Yogyakarta, merupakan suatu tempat yang sarat dengan nilai sejarah dan spiritualitas. Siti Hinggil menjadi tempat dimana Sultan dulu melakukan upacara keagamaan dan kebudayaan.

Bercerita tentang ketinggian dan kehormatan, Siti Hinggil secara harfiah diterjemahkan sebagai “Bukit Tinggi”. Lokasinya yang berada di area tertinggi di dalam kompleks, memberikan pengunjung pandangan yang memukau ke sekitar Keraton hingga ke luar istana.

Dengan suasana yang tenang dan pemandangan yang memukau, Siti Hinggil menjadi tempat yang mengajak pengunjung untuk menyelami kekayaan spiritual dan kebudayaan yang masih dijaga dengan penuh kebanggaan di Keraton Yogyakarta.

3. Pagelaran Wayang Kulit dan Tari Klasik

Pertunjukan wayang kulit, Sumber: indonesiahotelyogya.com
Pertunjukan wayang kulit, Sumber: indonesiahotelyogya.com

Keunikan Keraton Yogyakarta yang tidak boleh terlewat yaitu Pagelaran Wayang Kulit dan Tari Klasik. Keraton Yogyakarta tidak hanya menjadi tempat wisata sejarah, tetapi juga menjadi panggung seni tradisional. 

Setiap malam, pengunjung dapat menyaksikan pagelaran wayang kulit dan tari klasik yang diselenggarakan di dalam kompleks istana. Pengalaman ini akan membawa Anda lebih dekat dengan kekayaan budaya Jawa yang terus dijaga hingga saat ini.

Sementara itu, Tari Klasik yang melibatkan gerakan-gerakan anggun dan penuh makna, menghadirkan keindahan tata rias dan kostum tradisional yang memikat. Tarian ini sering mengambil inspirasi dari cerita-cerita epik atau legenda Jawa.

Kedua seni ini tidak hanya sekedar pertunjukan, tetapi juga sarana untuk memelihara dan melestarikan warisan budaya Indonesia. Penonton diajak untuk merasakan kekayaan cerita dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap adegan Wayang Kulit dan Tari Klasik.

4. Museum Keraton: Jendela Kaya Sejarah

Museum Keraton, yang terletak di dalam kompleks Keraton Yogyakarta, adalah jendela yang membuka kekayaan sejarah Keraton Yogyakarta yang tidak boleh dilewatkan dalam wisata Keraton Jogja. Koleksinya yang berharga memberikan gambaran mendalam tentang kehidupan kerajaan sejak zaman dahulu hingga masa kini.

Tak hanya sebagai tempat penyimpanan barang-barang bersejarah, Museum Keraton juga menyuguhkan informasi-informasi penting yang menyoroti keunikan dan keistimewaan Keraton Yogyakarta. 

Dengan menjadi jendela yang membuka keanggunan dan keunikan Keraton Yogyakarta, Museum Keraton menjadi tempat yang penting untuk dikunjungi bagi mereka yang ingin menelusuri jejak sejarah yang tersembunyi di balik dinding-dinding istana.

5. Taman Sari, Keindahan Oase di Tengah Kota

Taman Sari, sebuah perhiasan eksotis di tengah kota, memperkaya keunikan Keraton Yogyakarta dengan keindahan dan kejernihan. Sebuah oase yang mempesona, Taman Sari menawarkan pengunjung pengalaman wisata yang berbeda di dalam kompleks istana.

Dibangun sebagai tempat rekreasi bagi keluarga kerajaan, Taman Sari memiliki taman-taman yang hijau dan kolam-kolam yang menawan. Pengunjung dapat bersantai di tepi kolam sambil menikmati gemerlap matahari terbenam.

Pengunjung dapat membayangkan kehidupan gemilang yang pernah berlangsung di sini. Bagi mereka yang mencari ketenangan di tengah keramaian kota, Taman Sari menjadi surga tersembunyi yang tak boleh dilewatkan ketika menjelajahi keunikan Keraton Yogyakarta.

6. Masjid Gedhe Kauman

Masjid Agung Yogya atau Masjid Gedhe Kauman, Sumber: 1001indonesia.net
Masjid Agung Yogya atau Masjid Gedhe Kauman, Sumber: 1001indonesia.net

Satu hal yang tidak boleh lepas dari keunikan keraton Yogyakarta adalah adanya Masjid Gedhe Kauman milik kesultanan. Hal ini menandakan bahwa kerajaan di Jogja merupakan kerajaan Islam.

Tata ruang Kota Yogyakarta ini dibentuk sangat rapi dan strategis. Komplek Keraton Yogyakarta sebagai pusat pemerintahan, Pasar Beringharjo sebagai pusat ekonomi, dan masjid sebagai pusat peribadatan.

Dari sisi sejarah, Masjid Gedhe ini menjadi saksi bisu perjuangan para pejuang zaman dulu. Mulai dari perjuangan melawan penjajahan hingga perjuangan era reformasi. Para pahlawan yang gugur dalam perjuangan dimakamkan di sisi barat masjid ini.

7. Sekaten, Festival Budaya Tradisional

Saat berkunjung ke Jogja, pastikan untuk merencanakan kunjungan Anda selama pelaksanaan festival Sekaten. Festival ini merayakan ulang tahun Kota Jogja dan diisi dengan berbagai kegiatan budaya, pasar malam, serta pertunjukan seni tradisional yang meriah.

Festival ini biasanya berlangsung selama satu minggu atau lebih dan diawali dengan prosesi kirab kereta pusaka yang membawa gamelan, pusaka, dan berbagai atribut kerajaan lainnya. Kirab ini menandai dimulainya rangkaian perayaan Sekaten.

Puncak dari festival Sekaten adalah upacara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Masyarakat berbondong-bondong berkumpul di halaman Keraton Yogyakarta untuk mengikuti upacara doa bersama dan persembahan kesenian.

Keseluruhan festival Sekaten menciptakan semangat kebersamaan dan kekompakan antara warga Yogyakarta, sambil menjaga dan merayakan kearifan lokal yang masih terjaga dengan baik.

Keraton Yogyakarta tidak hanya sebuah istana, melainkan juga sebuah tempat yang hidup, penuh dengan keunikan dan tradisi yang masih dijaga dengan sepenuh hati. Saat merencanakan liburan, pastikan Keraton Yogyakarta ada di dalam daftar destinasi Anda.

Sewa bus Jogja di Jogja Rafira, Sumber: jogjarafira.com
Sewa bus Jogja di Jogja Rafira, Sumber: jogjarafira.com

Tak perlu bingung terkait kendaraan wisata, Anda bisa sewa bus Jogja jika Anda berwisata bersama keluarga besar atau rekan kerja. Dapatkan harga yang terjangkau dan pengalaman mengemudi yang profesional, sehingga perjalananan Anda akan aman dan nyaman.